review-komik-ninja-vs-gokudo

Review Anime Ninja vs Gokudo

Review Anime Ninja vs Gokudo. Anime Ninja vs Gokudo yang tayang sepanjang musim gugur hingga akhir 2025 menjadi salah satu serial aksi yang paling dibicarakan tahun ini. Adaptasi dari manga populer ini mengikuti perseteruan abadi antara ninja dan gokudo di era modern. Cerita berpusat pada Shinoha Tanaka, ninja muda yang tak bisa tertawa karena trauma, dan Kiwami Kimura, pemimpin gokudo berwajah pebisnis biasa. Mereka berteman karena sama-sama penggemar anime, tanpa tahu identitas satu sama lain. Dengan 12 episode penuh pertarungan brutal, anime ini menawarkan campuran aksi over-the-top, gore, dan humor absurd yang membuatnya kontroversial sekaligus menghibur. BERITA BOLA

Alur Cerita yang Intens dan Penuh Kejutan: Review Anime Ninja vs Gokudo

Alur Ninja vs Gokudo langsung gas pol dari episode pertama, dengan pertarungan tanpa henti antara ninja dan gokudo. Perseteruan berabad-abad ini dihidupkan kembali melalui misi balas dendam, penyelamatan, dan konfrontasi skala besar. Persahabatan Shinoha dan Kiwami yang polos di awal perlahan retak saat identitas terungkap, menciptakan konflik emosional di tengah kekacauan aksi. Meski plot terbilang klise—persahabatan yang berubah jadi permusuhan—eksekusinya cepat dan tak memberi waktu bernapas. Episode akhir memberikan klimaks memuaskan dengan duel besar, meski beberapa penonton merasa cerita kurang mendalam. Secara keseluruhan, anime ini sukses menyajikan hiburan murni bagi yang suka aksi tanpa drama berat.

Karakter yang Eksentrik dan Memikat: Review Anime Ninja vs Gokudo

Karakter di Ninja vs Gokudo menjadi daya tarik utama dengan desain unik dan kepribadian berlebihan. Shinoha digambarkan stoic tapi mematikan, sementara Kiwami tenang dan strategis sebagai bos gokudo. Chemistry mereka di bagian awal terasa alami dan lucu, terutama saat ngobrol anime. Karakter pendukung seperti Gamute yang gila dan haus darah sering mencuri perhatian dengan aksi ekstremnya. Meski banyak karakter mati cepat, yang bertahan punya perkembangan sederhana tapi efektif. Pengisi suara memberikan performa solid, membuat dialog absurd terasa hidup. Anime ini unggul dalam menciptakan figur memorable yang mudah dibenci atau disukai, meski kedalaman emosi tidak terlalu dieksplor.

Gaya Visual dan Aksi yang Kontroversial

Visual Ninja vs Gokudo sering jadi bahan perdebatan—desain karakter stiff dan warna garish dianggap jelek oleh sebagian, tapi justru memberi vibe unik seperti manga lama. Animasi pertarungan dinamis dengan gore berlimpah, decapitation, dan efek darah yang stylised, membuat adegan aksi terasa brutal tapi kartunish. Musik opening dan ending energik mendukung tempo cepat, sementara efek suara pertempuran memuaskan. Meski animasi tidak konsisten dan dub Inggris dikritik, improvement di episode akhir terlihat jelas. Bagi yang suka aksi macho ala JoJo atau Fist of the North Star, gaya ini pas banget, tapi bisa terasa too much bagi penonton biasa.

Kesimpulan

Ninja vs Gokudo adalah anime aksi 2025 yang polarizing—banyak yang anggap worst of the year karena plot tipis dan visual aneh, tapi justru itu yang membuatnya entertaining bagi penggemar genre over-the-top. Dengan pertarungan nonstop, karakter eksentrik, dan twist persahabatan tragis, serial ini sukses jadi guilty pleasure musim gugur. Cocok ditonton kalau lagi pengen hiburan ringan penuh darah dan tawa absurd, meski tidak untuk yang cari cerita mendalam. Di akhir tayang, anime ini meninggalkan kesan unik dan potensi season lanjutan yang diharapkan banyak penonton. Layak dicoba kalau suka aksi tanpa batas!

BACA SELENGKAPNYA DI…

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *